Tampilkan postingan dengan label Domain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Domain. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2020

Membuat Blogspot Costom Domain Dengan Domain .web.id




Untuk membuat costom domain blogger dengan domain .web.id maka pertama kali kita harus mendaftar dan membeli domain .web.id

Domain .web.id adalah domain Indonesia yang khusus diperuntukkan untuk para blogger, sehingga harganya relatif murah.


1. Membeli Domain .web.id

Pendaftaran dan pembelian domain .web.id harus melalui registrar yang sudah terdaftar. Dapat dilihat di https://pandi.id/registrar/

Setelah mendaftarkan dan membeli domain yang ingin kita miliki, maka kita juga memerlukan DNS Hosting (jika situs registrar kita tidak menawarkan pengaturan DNS). Diantaranya kita bisa menggunaan yang gratis yaitu di https://freedns.afraid.org/


2. Mendaftar Dan Mengarahkan Domain Kita Ke Situs afraid.org

Daftar di situs afraid.org tersebut lalu arahkan name server dari situs registrar kita ke situs afraid.org di https://freedns.afraid.org/domain/add.php

Setelah mengarahkannya maka kita tinggal mensetting domain kita yang sekarang sudah tersimpan di afraid.org

Pada halaman https://freedns.afraid.org/subdomain/ tambahkan parameter IP google di bawah ini kedalam situs kita dengan Type A dan kolom subdomainnya dikosongkan, sedangkan kolom domain menggunakan domain kita.



216.239.32.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21

Keterangan lengkapnya dapat dilihat disini.


Kemudian kita login ke halaman blogger kita dan pada tab Setelan, pada kolom Publikasi; Alamat Blog, masukkan nama domain kita lalu akan terlihat Settingan domain pihak ketiga.

Masukkan 2 parameter tersebut ke dalam situs afraid.org lalu masukkan Type CNAME di kolom type, pada kolom Subdomain kita isikan www atau blog dan pada kolom tujuan yaitu ghs.google.com (sub domain harus sesuai dengan yang diidikan di halaman blogger kita)

Ikuti untuk isian Type CNAME yang 1 lagi seperti diatas (sesuaikan dengan petunjuk yang ada di halaman blogger kita)


Kemudian pada situs blogger.com, kita tinggal menyesuaikannya. Untuk redirect domain di centang lalu simpan. Untuk Ketersediaan HTTPS dan Pengalihan HTTPS, kita pilih, ya.

Setelah settingannya complate, maka kita refresh halaman blogger kita.


3. Membuat Blog Lainnya

Kita juga bisa membuat banyak domain (subdomain) dengan bermodalkan domain awal kita untuk membuat blog lainnya di blogger. misalnya blog.namablogkita.web.id shop.namablogkita.web.id dan lainnya dengan menambahkan sub domain dan settingan CNAME yang berpasangan dengan ghs.google.com. Caranya sama dengan cara sebelumnya (tampa memasukkan ke 4 IP google lagi).


Sabtu, 18 April 2020

Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar




Layanan SSL ini memiliki banyak jenisnya termasuk SSL yang bisa digunakan secara gratis yang dinamakan Let's Encrypt. Let's encrypt ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan jenis SSL berbayar pada umumnya seperti Comodo SSL, Positive SSL dan lain sebagainya. Namun hal – hal apa saja yang membedakan antara SSL Gratis dan SSL Berbayar?

Dari Sisi Kompatibilitas
Perbedaan pertama antara SSL Gratis dengan SSL berbayar adalah dilihat dari sisi kompatibilitasnya. Kalau SSL gratis, kompatibilitas terhadap berbagai jenis browser kurang support terutama untuk jenis browser yang memiliki versi yang lumayan cukup lama alias jadul dan browser yang tidak terkenal. Apabila dipaksa digunakan, maka akan menimbulkan banyak masalah seperti: SSL tidak terbaca, timbul berbagai macam error (seperti Secure Connection Failed atau Connection is Untrusted)

Sedangkan SSL versi berbayar, mempunyai tingkat kompatibilitas browser yang sangat tinggi yaitu diatas 99%. Sehingga dipastikan kamu tidak akan mengalami masalah SSL error pada browser. Selain itu, SSL Berbayar dapat mendukung semua jenis browser tanpa terkecuali termasuk jenis browser jadul dan browser yang tidak dikenal atau populer.

Tipe – Tipe Tiap SSL
SSL Gratis hanya memiliki satu tipe yaitu SSL Let’s encrypt, sedangkan SSL berbayar menyediakan beberapa tipe SSL yang sangat lengkap dimulai dari Domain Validation Certificate (DV SSL), Organization Validated certificate (OV SSL), dan Extended Validation Certificate ( EV SSL). Berikut ini adalah beberapa jenis SSL sertifikat Berbayar: Comodo SSL certificate, Positive SSL, Symantec, Geotrust, AlphaSSL, Rapid SSL dan Thawte.

Masa Berlaku
Masa Berlaku SSL gratis memiliki jangka waktu yang cukup pendek yaitu hanya selama 90 hari saja. Jika masa berlaku telah habis, kamu diharuskan untuk melakukan penerbitan ulang atau yang dikenal dengan sebutan Reissue SSL. Apabila kamu tidak melakukan hal tersebut sampai pada batas waktu yang telah ditentukan, maka secara otomatis sistem akan merubah HTTPS website kamu menjadi HTTP biasa yang tidak ada sistem keamanannya.

Sedangkan SSL Berbayar memiliki jangka waktu yang lebih lama yaitu minimal 1 (satu) tahun bahkan bisa sampai 2 (dua) tahun masa berlakunya. Sehingga kamu memiliki batas waktu yang cukup lama untuk melakukan reissue.

Proses Aktivasi Atau Penerbitan SSL
Proses Penerbitan SSL (Reissue SSL) merupakan proses aktivasi SSL dimana di dalamnya dilakukan proses penerapan SSL ke nama domain. Pada SSL Gratis, untuk proses penerbitan SSL membutuhkan waktu yang cukup lama antara 30 menit sampai dengan 1 (satu) jam lamanya, itupun kalau penerbitan SSL tidak mengalami masalah. Kalau penerbitan SSL mengalami masalah seperti salah melakukan konfigurasi nama domain, salah konfigurasi DNS server, dan salah melakukan konfigurasi DNS CAA (Certification Authority Authorization) record, maka akan membutuhkan waktu yang lama lagi untuk menerbitkannya.

Sedangkan SSL berbayar, proses penerbitan SSL untuk tipe Domain Validated Certificate (DV SSL) terbilang jauh lebih cepat yaitu hanya membutuhkan waktu sekitar 5 (lima) sampai dengan 10 (sepuluh) menit.

Asuransi Keamanan
Yang menjadi kelemahan dari SSL gratis ini adalah tidak memiliki asuransi keamanan sehingga jika mengalami kebocoran data, data hilang atau situs website terjangkit serangan para hacker maka tidak ada jaminan untuk mengganti rugi hal tersebut.

Sedangkan SSL berbayar, dapat menanggung uang ganti rugi jika terjadi kebocoran data yang besarnya mulai dari $10.000. Hal tersebut tentu menjadi salah satu jaminan yang paling menarik untuk kamu yang ingin menggunakan sertifikat SSL.

Jaminan Keamanan
Pada SSL gratis, standar keamanan tidak begitu jelas seperti ada berapa bit enkripsi data yang digunakan, sehingga bisa dibilang tingkat jaminan keamanannya masih sangat diragukan. Sedangkan pada SSL berbayar, jaminan keamanan yang dialokasikan pada umumnya menggunakan enkripsi paling tinggi yaitu sebesar 256 bit. Sehingga bisa dipastikan keamanan data akan lebih terjaga dan terjamin dari pencurian data yang mungkin dilakukan oleh para hacker.

Kustomisasi
Untuk SSL gratis, kustomisasi yang dilakukan terbatas hanya untuk satu domain saja disaat kamu melakukan pembelian domain. Namun itu pun dapat berlaku apabila kamu memperoleh SSL gratis dari penyedia layanan hosting. Karena tidak semua layanan penyedia hosting memberikan gratis SSL pada layanan hostingnya, beberapa menyediakan layanan SSL hanya sebagai opsi tambahan saja bukan SSL yang diberikan secara gratis.

Sedangkan pada SSL berbayar, untuk kustomisasinya terbilang lebih bebas, dimana kamu dapat dengan mudah memindahkan layanan SSL ke domain lainnya hanya dengan cara melakukan penerbitan SSL (reissue) di penyedia layanan SSL. Selain itu, pada tipe SSL Wildcard kamu juga bisa menambahkan dengan bebas subdomain apabila masih berada dalam satu domain utama.

Tingkat Kepercayaan (Trust)
Untuk tingkat kepercayaan pada SSL gratis tentunya jauh berbeda dengan SSL berbayar. Karena SSL gratis bisa dipakai hanya untuk Domain Validated Certificates (DV SSL), sehingga tingkat kepercayaan (trust) para pelanggan masih terbilang kurang.

Sedangkan pada SSL berbayar, tingkat kepercayaan para pelanggan sangat tinggi. Akan lebih meningkatkan kepercayaan para pelanggan lagi apabila kamu membeli layanan EV SSL, dimana pada layanan EV SSL terdapat sebuah fitur yang bernama green bar yang sangat cocok digunakan untuk website toko online, website ecommerce, situs perusahaan, dan lain sebagainya.

Layanan Support
Pada SSL gratis, tidak ada layanan support yang diberikan. Layanan support hanya dapat melayani dan membantu kamu ketika kamu melakukan pengaktifan SSL saja, setelahnya tidak ada layanan support lagi yang diberikan, semuanya bisa kamu lakukan secara mandiri.

Sedangkan pada SSL berbayar, memberikan layanan support yang sangat lengkap mulai dari layanan live chat, telepon, dan email selama 7×24 jam. Apabila kamu mengalami segala permasalahan terkait SSL, kamu bisa langsung menghubungi layanan support agar segera dilakukan penanganan dan diberikan solusi yang tepat.


Sumber: blogs.masterweb.com

Kamis, 17 Agustus 2017

Nama Domain



Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Lebih lengkapnya bisa dilihat di Wikipedia.

Membeli nama Domain.

Untuk top-level domain (TLD) sebaiknya memilih registrar yang reputasinya bagus dan telah terakreditasi ICANN. Contohnya http://www.godaddy.com/ atau http://www.enom.com/

Tentang registrar lainnya coba cari di google dengan kata kunci "best registrar" Banyak situs dan forum yang membahas pengalaman2 netter dengan berbagai registar.

Keuntungan memilih registrar yang telah terakreditasi ICANN adalah menghindari domain hijacking atau melindungi penuh kepemilikan domain kita serta keuntungan lainnya yang tidak kita dapat dari registrar biasa.

Untuk country code top-level domain (ccTLD) sebaiknya menggunakan domain Indonesia. Karena selain mencintai negara sendiri, domain indonesia harganya relatif murah. Selain itu kita ikut serta memperkenalkan Indonesia kedunia internasional.

Pendaftaran domain Indonesia bisa dilihat keterangannya di situs PANDI http://www.pandi.or.id/


Lihat juga: Domain Gratis

Minggu, 27 Januari 2008

Domain Masking Menggunakan Free Web Hosting



Domain masking adalah domain yang di forward atau di redirect dan di mask ke domain lainnya. Metode ini menggunakan frame yang bisa ditambahkan kedalam kode HTML blog atau web anda. Contohnya seperti ini:

<html>
<head>
<title>yourname</title>
<meta name=\"description\" content=\"your description\">
<meta name=\"keywords\" content=\"keyword1, keyword2\">
</head>
<frameset rows=\"100%,0\" border=\"0\">
<frame src=\"http://yourforwardingurl\" frameborder=\"0\">
<frame frameborder=\"0\">
</frameset>
</html>

Bila anda memiliki domain, anda dapat menambahkan frame diatas (tulisan warna merah) pada web hosting gratis misalnya geocities, blogger, cjb.net atau free hosting lainnya. Arahkan domain anda ke name server (ns) dari blog atau web gratis anda lalu tambahkan frame tersebut didalamnya. Ganti http://yourforwardingurl dengan domain anda

Untuk mengetahui ns yang digunakan oleh layanan blog atau web anda, anda dapat menggunakan tools yang bisa dicari di google dengan kata kunci nslookup